Terima kasih atas kunjungannya, untuk Silaturahmi mangga kunjungi facebook atau twitter saya
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 November 2022

RENUNGAN PAGI "SURGA"

Surga adalah tempat terindah untuk para hambaNya yang indah.
Surga ialah transit terakhir dalam perjalanan hidup kita.
Surga, baunya saja begitu didambakan._

Setelah berhasil melewati fase kehidupan, kita akan dihadapkan dengan dua tempat.
Tempat terburuk dan tempat terindah. Neraka vs Surga.
Kita pasti mengharapkan surga menjadi tempat tinggal kita selamanya.

ما لا عين رأت ولا أذن سمعت و لا خطر على قلب بشر

*"Keindahan Surga itu tak pernah diliat oleh mata, tak pernah didengar oleh telinga, dan tak akan terlintas di hati seseorang."*

Seberapa indah? 100% indah.
Apapun yang kau mau, pasti akan kau dapati disana.
Rumah besar? Makanan lezat? Jalan-jalan keliling dunia? Semuanya ada.
Tentunya tidak ada pusat pariwisata yang mampu menyaingi keindahannya.

%Dikatakan semua orang di surga berumur 33 tahun, dan akan terus menetap serta tidak bertambah tua._

*Selain itu, surga memiliki beberapa pintu. Diantaranya, pintu shalat, jihad, puasa, dan sedekah.*
Lalu, pintu mana yang akan kita masuki?

_Surga juga mempunyai tujuh tingkatan._

*Yang paling tinggi adalah Surga Firdaus. Setelah itu 'Adn, Khuld, Na'im, Ma'wa, Darus Salam, dan diakhiri dengan Darul Jalal.*

Poin penting bagi seluruh penduduk surga adalah ketika Allah menyerukan,

أحل عليكم رضواني فلا أسخط عليكم بعده أبدا !

_"Aku halalkan atas kalian keridhaanKu. Maka Aku tidak akan murka pada kalian lagi setelah ini, selamanya."_

Ya Allah... Betapa nikmat dan leganya hati mendengar seruan tersebut.

Sudah! Yakinlah. Segala letihmu dalam memegang teguh imanmu, akan terbalas penuh di surga nanti.

*Surga tempat dimana tidak ada keluh kesah, jerih payah, sakit hati, dan gelisah.*

Jika sebegitu indahnya, marilah bangkit dan lupakan segala lara kita.

Jangan pusing memikirkan dunia! Karena dunia ini memang tempatnya pusing.
Tapi perbaikilah hubungan dengan Tuhan, untuk menggapai surga, tempat ketenangan hati dan jiwa.

*Ingat! Dirimu sedang dinanti oleh surga.*
*Tidak inginkah kamu berusaha memenuhi penantiannya?*

Read more ...

Sekelumit faedah malam kelahiran Nabi saw

Malam kelahiran Rasulullah (12 rabiul awal) , yg nabi lahir sebelum Fajr,,,
Hendaklah kalian bangun malam utk merayakan hari kelahiran Nabi Muhamad, sholat sunnah malam (tahajud), menghidupkn mlm kelahiran Rasul Saw dgn maulid sendiri d rumah bersama keluarganya atau membaca burdah atau membaca sholawat Nabi , memuji2 nabi, kemudian sujud syukur sm Allah krn d jadikan umat nabi Muhammad
InsyaAllah Rumah2 akan d penuhi cahaya2 yg nmpak dari langit

Kemudian hendaklah kalian
Shodaqoh yg di niatkan buat kelahiran Rasulullah, kalo syaroif yg d kasi bilang aja kasi hadiah buat merayakan kelahiran nabi muhammad

Shodaqoh bisa macam2 :

Beras , (setiap biji beras bisa memintakan ampun / ber istighfar buat yg ngasi)
Susu niatkan utk memutihkan ruh
Gula utk memaniskan hati
Minyak utk melicinkan hati yg seret2
Telur niatkan utk menjaga anak keturunan kita
Kopi bisa utk ngilangkan pusing2

Garam , karena garam d pake utk sgala macam masakan , maka kita akan dpt pahalanya

Kemudian jangan lupa juga
*Sholat hadiah* :
Niatnya : usholi sholatan al unsu rokataini lillahi taala
*D Niatkan sholat hadiah buat rosulullah*..

* Jangan lupa sholat jammaah , karena Nabi Muhammad paling senang melihat umatnya sholat berjamaah

Wallahu A'lam

Read more ...

AHLI IBADAH YANG RUGI

Ada seorang ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yang kuat sekali tahajudnya.
Hampir bertahun-tahun dia tidak pernah absen melakukan sholat tahajud.

Pada suatu ketika saat hendak mengambil wudhu untuk tahajud,
Abu dikagetkan oleh keberadaan sesosok makhluk yang duduk
di bibir sumurnya. Abu bertanya,

“Wahai hamba Allah, siapakah Engkau....????”

Sambil tersenyum, sosok itu berkata;
“Aku Malaikat utusan Allah”.

Abu Bin Hasyim kaget sekaligus bangga karena kedatangan tamu malaikat mulia.
Dia lalu bertanya,

“Apa yang sedang kamu lakukan di sini....??????”

Malaikat itu menjawab,
“Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah.”

Melihat Malaikat itu memegang kitab tebal, Abu lalu bertanya;
“Wahai Malaikat, buku apakah yang kau bawa.....?????”

Malaikat menjawab;
“Ini adalah kumpulan nama hamba-hamba pencinta Allah.”

Mendengar jawaban Malaikat, Abu bin Hasyim berharap dalam hati
namanya ada di situ. Maka ditanyalah Malaikat itu.

“Wahai Malaikat, adakah namaku di situ....????? ?”

Abu berasumsi bahwa namanya ada di buku itu, mengingat amalan ibadahnya
yang tidak kenal putusnya. Selalu mengerjakan shalat tahajud setiap malam,
Berdo’a dan bermunajat pd Allâh SWT di sepertiga malam.

“Baiklah, aku buka,”
kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. Dan, ternyata Malaikat itu tidak
menemukn nama Abu di dalamnya. Tidak percaya, Abu bin Hasyim meminta
Malaikat mencarinya sekali lagi.

“Betul … namamu tidak ada di dalam buku ini...!!!!”
Kata Malaikat.

Abu bin Hasyim pun gemetar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat.
Dia menangis se-jadi-jadinya.

“Rugi sekali diriku yang selalu tegak berdiri di setiap malam dalam tahajud
dan bermunajat … tetapi namaku tidak masuk dalam golongan para hamba
pecinta Allah,”

ratapnya. Melihat itu, Malaikat berkata,
“Wahai Abu bin Hasyim.....!!!! Bukan aku tidak tahu engkau bangun setiap malam
ketika yang lain tidur … mengambil air wudhu dan kedinginan pada saat orang
lain terlelap dalam buaian malam. Tapi tanganku dilarang Allâh menulis namamu.”

“Apakah gerangan yang menjadi penyebabnya....??????”
Tanya Abu bin Hasyim.

“Engkau memang bermunajat kepada Allâh, tapi engkau pamerkan dengan rasa
bangga kemana-mana dan asyik beribadah memikirkan diri sendiri. Di kanan
kirimu ada orang sakit atau lapar, tidak engkau tengok dan beri makan.
Bagaimana mungkin engkau dapat menjadi hamba pecinta Allah kalau engkau
sendiri tidak pernah mencintai hamba-hamba yang diciptakan Allâh..??? ?”
kata Malaikat itu.

Abu bin Hasyim seperti disambar petir di siang bolong. Dia tersadar
hubungan ibadah manusia tidaklah hanya kepada Allâh semata (hablumminAllâh),
Tetapi juga ke sesama manusia (hablumminannâs) dan alam.
Semuga manfaat, Amiiiin...

Read more ...
Designed By Nana Misnara